Monday, May 21, 2012

Falling and Staying




Watta' reflection! 
just found this images from one of my friend display picture (@AndyCrmlHexor), n' i tried to reflected the meaning... daann ini ngga klise. ini. dalem. sangat.
kalo ngeliat kehidupan masa globalisasi sekarang ini, dimana artis-artis lagi hot-hotnya nikah-cerai-nikah-cerai, cepet banget jatuh cinta, pacaran berapa bulan udah langsung nikah :| mungkin bagi mereka emang keren kali ya kaya gitu, mendomplang eksistensi -___-|| ini memperkuat pernyataan yg buktiin kalo pernikahan itu akan harmonis romantis pada 3-6 bulan pertama, setelah itu semua rasa2 romantisnya mulai pudar dan butuh komitmen buat ngelanjutinnya... #INI ANALOGINYA
But this is not the point that i wanna talking about. it's all about STAYING. that's the point. Staying in LOVE, which is mean STAYING in God, 'coz God is Love. read this --->







BBEHe who has no love has no knowledge of God, because God is love.
MESSAGEThe person who refuses to love doesn't know the first thing about God, because God [is] love--so you can't know him if you don't love.
NKJVHe who does not love does not know God, for God is love.
PHILIPSBut the man who does not love cannot know him at all, for God is love.
RWEBSTRHe that loveth not knoweth not God; for God is love.
GWVThe person who doesn't love doesn't know God, because God is love.
NETThe person who does not love does not know God, because God is love.*
Jadi.. gua coba cari versi pararel alkitabnya di 1 yoh 4:8, diterjemahkan dalam berbagai versi.. dan LIAT bener-bener.. semua disitu dibilang, siapa yang ngga mengasihi, dia ngga kenal Allah, karena Allah adalah kasih.. this is sooo true, guys. Allah itu kasih. ini ngga cuma bicara kita harus mengasihi orang lain, tapi ini juga bicara gimana cara kita mengasihi Dia! 

Sedikit cerita, gua termasuk orang yang gampang suka sama sesuatu, termasuk sama orang. i'm soo easy to get attached of FOODS:p, something, or even someone. including boys. dan begitu juga waktu gua pertama kali kenal Tuhan. gampang banget buat falling in love sama Dia. Gua inget banget waktu itu, lagi pertama kali gua ikut 1 ibadah, disitu for the first time, He said to me sooo deeply tenderly "Aku mengasihi kamu, Evelyn.." dan saat itu gua langsung melting, crying out loud, then i decided to follow Him n love Him easily (at the first). so, u see? falling in love is absolutely easy. ini gampang banget, apalagi buat ciwi-ciwi yang berperasaan banget.. hehehe.. 

BUT... as time goes by... how 'bout STAYING in LOVE?
awal mula mengasihi Tuhan, oh iya jelas, gampang banget, apapun gua lakuin saking gua masi norak2nya baru kenal Pribadi yg mengasihi gua... tapiii lama-kelamaan? benarlah. ngga lagi norak.  kebosenan, kejenuhan mulai melanda. dimulai sejak gua 'ngerasa' kalo Tuhan yg gua kenal udah beda, gua ngga lagi gampang 'ngerasain' kasihNya, gua ngga lg 'ngerasa' gampang nangis2 dilawat, gua 'ngerasa' dan 'ngerasa' Dia ngga lagi sedeket yang dulu sama gua.. dan ini cuma NGERASA. Hello? padahal Tuhan itu ada bukan untuk DIRASAIN! God is wholly able to be loving, to be worshipped by us. Dia ada untuk kita kasihi, untuk kita sembah... that's the big point^^ 

KALO kita bangun hubungan kita sama Tuhan cuma atas dasar perasaan, itu sama aja kaya artis-artis jaman sekarang yg ngga punya komitmen yg jelas; pacaran/menikmati rumah tangga cuma selama masih ada rasa, begitu udah ngga lagi ada rasa2 deg2an/romantisnya, langsung putus/cerai... Ibaratnya kaya ngunyah permen karet, selama masih berasa dikunyah, udah ngga berasa lagi? dibuang. God isn't a bubble gum, guys.. That's why quote ini berlaku; Falling in love (God) is easy. But not staying in love (God). Staying in love isn't as easy as Falling in Love. This is the challenge. This is the struggle. But it'll be awesome if we end up of KEEP LOVING.

Sooo... kembali gua kobarkan buat teman-teman semuaaa,, jangan berhenti mengasihi! Mengasihi Papa, mengasihi sesama... Bertahan dalam kasih. Kejar Kasih itu! not based on our feelings, but fully based with our COMMITMENT! Not just falling then letting go but also staying! One of my friend ever told this to me (@AdiStephanus) --> The rest is COMMITMENT when the feelings of love is gone. There's still a commitment of love, which could make us staying in love and keep loving God no matter what happens. And the result is, we'll find another great feelings of loving Him! :)

Friday, April 13, 2012

Ketetapan Hati?

Entry ini kupersembahkan untuk TASYA, hohoho yang selalu minta bikin entry2 baru ahahahaa... tapi semua juga bisa baca kok^^
Hari-hari ini, cuma lagi belajar yang namanya KETETAPAN HATI dalam hubungan kita sama Tuhan. Keliatannya simpel ya, cuma 2 kata sederhana yang sering diucapin.. tapi maknanya dalem, men.. dan bukan hal yang gampang buat milikin ini 2 kata ---> KETETAPAN HATI

Berpuluh kali sudah, Tuhan didik gue untuk punya ketetapan hati. Dari dulu, gue sering gagal. failed setiap kali Dia didik gue dalam hal ini.. ketetapan hati means, HATI yang TETAP BERDIRI dalam KEBENARAN, apapun yang terjadi, ngga tergoyahkan apapun juga.. bisa juga dibilang kesetiaan, setia n' berketetapan untuk terus mengasihi Dia...
Tapi, kegagalan ini ngga ngebuat gue jadi orang yang payah. hehe, sebaliknya, semakin sering gua gagal, gua jadi semakin belajar untuk bener-bener ngandelin Dia, diem di bawah kasih karunia n kekuatanNya, bukan di bawah payung perlindungan gua sendiri yang selalu rusak tiap 'ujan' prosesNya... hehehe
1 hal yang selalu Dia didik dalam hidup gua, ya masalah hati ini. hati kita ternyata bener-bener jadi kunci dalam pengabdian, pengabdian kita sama Tuhan.. kenapa? karena awal mula segala sesuatu itu dari hati, from the inside out.. apa yang keluar dari kita, itu berasal dari hati...
seringkali ketika Tuhan proses kita, ujan badai masalah menimpa, apa yang diliat pertama kali, yang menentukan hubungan kita sama Tuhan selanjutnya? yap, RESPON HATI kita. respon inilah yang nentuin, kita akan semakin mendekat atau semakin menjauh. apakah kita mampu berespon dg bener, atau malah berespon negatif yang akhirnya ngebuat kita jauh dari Tuhan? 
"If you are not as close to God as you used to be, who moved?"
gua belajar untuk punya respon hati yang bener, dan ini butuh kerendahan hati yang luarbiasaaa! karena awalnya, gua berespon salah. waktu Tuhan kasih segudang masalah, gua malah sombong n' ngga mau stay in His line. gua malah kabur n ngejauh abis-abisan. nyaman sama kondisi gua yang ngejauh ini. kebukti banget ya... waktu masalah dateng, gua ngga punya ketetapan hati.. gua tergoyahkan dan menyimpang, gua ngga setia..
ADA 1 quote yang gua pegang teguh sampe sekarang, meski kemarenan gua sempet melupakan quote ini (waktu gua lagi ng-down n' ngejauh dari Tuhan).. yaa tapi Tuhan ingetin lagi, waktu ada temen gua bilang "ve, gw terberkati banget sama 1 quote lo, yang sampe sekarang pun jadi pegangan buat hidup gw... " quote ini bilang:
"Kesetiaan kita akan teruji ketika ada celah untuk TIDAK SETIA"
Masihkah lo mengasihi Dia? masihkah prioritas utama lo itu Dia, ketika segala sikon memaksa lo untuk ngga setia, bahkan ngga lagi mengasihi Dia? ketika di luar sana udah terlalu banyak yang ninggalin Dia demi keegoisan sendiri, apa lo mau jadi salah satunya juga?
coba direnungin baik-baik... hehe ini bener banget, Tuhan emang uji kesetiaan kita sama Dia cuma dari 1 hal ---> ya celah2 yang ngebuat kita mikir2 untuk setia atau nggak, untuk punya ketetapan hati atau enggak. misalnya? waktu itu Tuhan kasih liat 1 celah, masalah cintrongg2an, dimana gua suka sama 1 orang, dan ini bikin hubungan gua sama Tuhan beneran rusak. karena bukan Dia lagi yg jadi prioritas utama, yang gua cari bukan Dia lagi, tapi malah dia *si lelaki itu*.. inilah celah untuk ngga setia, dan respon hati gua yang sangat SALAH.
tapi pada ujungnya, gua ngga pernah tahan berlama-lama jauh-jauh dari Tuhan. sama seperti ikan, yang bisa hidup di darat TAPI ngga bisa tinggal di darat, gua pun bisa hidup dalam dosa tapi NGGA BISA TINGGAL dalam dosa.. karna pada dasarnya gua ngga berasal dari dosa, tapi berasal dr kebenaran.. dan ini sangat berlaku buat lo orang.. hehe^^
Kabar baiknyaaa... Waktu kita ngga setia, Dia Allah yang tetap setia, karna Dia ngga bisa menyangkal diriNya :))

belajar untuk punya ketetapan hati n' kesetiaan, ngga gampang. cukup depends sama om kasih karunia, apapun yang terjadi, terus prioritasin hubungan kita sama Tuhan di atas segala-galanya.. waktu kita buka celah n' longgarin nilai2 ketetapan hati ini sedikit aja (KOMPROMI), itu udah jadi celah yang gedeee banget buat iblis masuk dan semakin ngerusak semuanya. so, pertahanin pagar2 hubungan lo sama Tuhan, cuma ini yang bisa ngejaga hidup kita. pengabdian, kesetiaan, ketetapan hati, dan semua berasal dari HATI, dari RELATIONSHIP kita sama Tuhan...
"STAND FIRM, DO NOT COMPROMISE. If you don't stand firm in your faith, you won't stand at all." -Isaiah 7:9 -NIRV
Ayat ini bener-bener berlaku.. ketika gua ngga stand firm (berdiri teguh dalam kebenaran dan iman gue sama Dia), ketika gua malah kompromi, gua sama sekali ngga bisa berdiri n' berketetapan hati.. pada akhirnya gua bener-bener jatoh... hikshiks, jangan biarkan aku pergi Pa... T____T
jadii mari hapuskan kata "kompromi" dari kamus kita! ngga boleh lagi ada kompromi! heheyy... buat tasya, semangat ya say... 'coz you heart, our heart is the key of devoted! :DD

Monday, March 12, 2012

STRUGGLE!

Pernah ngerasain yg namanya berjuang ngedapetin sesuatu? think about it;)
Semakin mudah kita dapetin sesuatu yang berharga (now think about 1 thing that we see it as the most precious thing), maka semakin mudah pada ke depannya kita tinggalin itu, kita buang n' cuekin barang itu..

dlm hal materi, gua bisa dapetin banyak hal yg gua mau dengan gampangnya dari ortu gue.. ngga bermaksud sombong, tapi ini ngebuat gua jadi gampang hura-hura dan buang-buang barang seenaknya.. ini ngebawa gua ngga pernah ngerti seperti apa perjuangan orang lain u/ bahkan bisa makan doang, dan gua ngga pernah ngerti seberapa berharga hal-hal seperti ini buat orang lain yang kekurangan... even sampe sekarang gue masih berlatih keras u/ menjaga mata dan hati dari segala keinginan materi, oh God bawa gue ngerti kalo duit itu susah nyarinya :(

logikanya sama kaya soal cinta2an deh! semakin mudah cowo ngedapetin 1 cewe, semakin mudah juga cowo itu akan ninggalin si cewe.. tragis. miris. tapi bener.

SAMA BANGET kaya relationship kita sama Tuhan. Semakin mudah, makin gampang kita nemuin Tuhan n' ngerasain hadiratNya, semakin MUDAH kita akan TINGGALIN Dia nantinyaa. vice versa. Tuhan kita bukan Allah yang gampangan! semakin ngga gampang buat kita tetep mengasihi Tuhan, nemuin ngerasain pribadiNya, tapi ketika kita keep moving forward, semakin ngga gampang juga kita akan tinggalin Dia, apalagi waktu kita uda bener-bener having so much quality time w/ Him. Dannn... semakin berat harga yang Dia harus bayar di kayu salib buat kita, semakin nggak mau juga Dia kehilangan kita ^___^ kalo mungkin bagi orang lain kita ngga berarti banyak, but Jesus thinks that we're to-die-for!

i experienced it. gua cuma minta sama Tuhan yang begitu berharga buat gua, biar hari-hari ini... bawa gua mengerti arti sesungguhnya dari STRUGGLING, atau PERJUANGAN MENGASIHI DIA. ikut Tuhan ngga gampang, men. terlalu banyak harga yang harus dibayar. 1 hal yang gue mau, semakin gua berjuang, semakin ngga mau gua tinggalin Dia. Karna ngga ada lagi hal lain dalam hidup gua yg harus gua kejar, selain Dia. Overall, modalnya cuma 1 buat tetep bisa berjuang, SADAR, kita uda DIKASIHI lebih dulu. We're LOVED.

JANGAN PERNAH NYERAH BUAT MENGASIHI TUHAN. Cuma itu. 

i have decided to follow Jesus. no turning back, no turning back :)


Saturday, March 3, 2012

giving His best;)

As time goes by... begitu banyak hal-hal yg g minta dari Tuhan, apa yg terpikirkan n timbul di hati pikiran g, yg g liat pake mata, yg g denger di telinga g, semua yg g ingini n butuhin...

kalo dipikir-pikir lagi, belakangan emang iya, hidup g, relationship g sama Tuhan ngga g sadari mulai unwell lagi :( g kembali mencari tanganNya ketika dateng sama Dia, i seek His hands, not His face.. g cuma minta ini-itu setiap kali dateng sama Dia, itulah sebabnya g mulai jatuh dalam rupa-rupa kekecewaan, kegalauan, kesedihan, ngerasa apa yg g minta kok sepertinya Tuhan denger tapi ngga mau kasih?

ada 1 hal yg g emang butuh banget, dan g tau banget Tuhan pasti tau banget tentang kebutuhan g yg 1 ini, karna g sendiri udah minta ini dari kelas 4SD! wkwk and now i'm sixteen :D NAH! sebenernya Dia sendiri udah kasih hal ini nih sekitar taon lalu, tapi dalam mata g, ini baru setengahnya, belom sepenuhnya.. and finally i realized, g ngga pernah puas, ngga mau bersyukur sama apa yg udah Dia kasih... even sampe detik ini g masih menunggu 'kebutuhan' ini g terima sepenuhnya dari Dia, karena g emang cuma minta dr Dia, i put my hope just on Him...

sebenernya salah ngga sih meminta dan berharap? ngga sama sekali. justru alkitab sendiri bilang untuk kita berharap sama Dia:
"Mintalah, maka kamu akan diberi.. Carilah, maka kamu akan mendapat.."
"Apa yg ngga pernah dilihat oleh mata, yg ngga didengar telinga, yg ngga pernah timbul di dalam hati, semua disediakanNya bagi yg mengasihi Dia.."
"Ia tidak menahan kebaikan dari orang yg hidupnya ngga bercela..." 
"Sebab Ia, yang mampu memberikan melebihi apa yang kamu doakan dan kamu pikirkan..." 
 "Bergembiralah karena Tuhan, maka Dia 'kan memberikan apa yang diinginkan hatimu, sebab Tuhan itu baik..."

dan masih banyak lagi ayat2 Firman yg nunjukin kasih setia, kebaikan dan janjiNya... lalu dimana titik salahnya smp g bisa galau dan kecewa? *keep reading* g begitu percaya sama janjiNya, setiap kali g saat teduh or even sebelum bobo, g pasti konfes dan memperkatakan janji2Nya dlm hidup g (fyi, janji2Nya g tulis n tempel di dinding kamar sebelah kasur g :p), tapi ngga jarang g ngalemin kekecewaan ketika g percaya.. padahal Dia bilang janjiNya ngga pernah mengecewakan? lah knp g bisa kaya gini? hahahaa malahan pernah g begitu kecewa smp g memalingkan muka dari Dia, berusaha menolak untuk percaya lagi..

sesering itu juga Dia malah memperhadapkan g di sikon2 dimana g gabisa berharap sm yg lain selain Dia, Dia malah seakan menunjukkan ke-nyata-an akan janjiNya, membuat g ngga sanggup buat menolak percaya lagi :')dan ini jg yg akan Dia lakukan buat kita semua, Dia cm mau kita berharap n percaya sama Dia, as simple as that:)

so, then, pernahkah mikir apasih hal-hal terbaik yg bisa Dia kasih ke kita? g sempet berdoa n bilang sm Dia, "Pa, kalo Papa udah kasih kebutuhan 'ini' ke aku, udah deh ga butuh apa2 lagi Pa, udah  puas, ini udah yg terbaik lah dari Papa" ---> seperti berusaha merayu gitu ya wkwk. dan ngga nunggu lama-lama pun, Papa kasih hal 'itu'.. dan apa yg terjadi selanjutnya? NGGA PUAS! g malah minta lagi, lagi, dan lagi dengan rayuan yg SAMA! Oh God :(

sampe akhirnya g ngga tahan lagi!!!!!!! wkwkwk
g ngga tahan sama semua ketidak-puasan, even g dapetin hal2 yg g pengeninin itu dari Dia, bkn dari dunia, tp tetep g ngga pernah puas gitu.. g pun mulai bertanya-tanya sama Tuhan, sebenernya apasih yg terbaik yg bs Tuhan kasih, di atas semua kebutuhan n keinginan g?! 

dan tau apa yg terjadi? setelah g bertanya2, tiba2 apa yg g minta dr kls 4SD, yg tinggal setengahnya itu, tiba2 seperti diambil lg sama Dia! sampe g mewek-mewek, nangis-nangis mulu, ngerengek minta itu dibalikin. tetep aja Dia masih ngga mau balikin :| sampe di 1 titik.. 3 Maret kemarin,, g bangun pagi dg kondisi g sadar kalo hal ini udah diambil lagi sm Dia, jd g bangun dg ngerengek lg minta2 Dia balikin hal 'ini' (kl susa dimengerti, ngga prlu brtanya2 apa yg g minta n diambil balik ini, tapi ngertiin aja yah :p) n' g kembali melontarkan ratusan pertanyaan yg sama, "KENAPA TUHAN? KENAPAAAAA?!?! KENAAPAAA JADI BEGINIIIIII?!?!?!" 

agak lebay? ngga! wkwk emang iya, itu yg g lakukan. bener2 frontal dan to the point, blakblak-an super! hahahaa. bener2 AKHIRNYA! Dia jawab segala kenapa2nya g.. tau Dia bilang apa? pernah inget sama salah 1 poem dari Lady in Waiting di entry g sebelomnya? ada 1 bagian kalimat yg bilang...

"YANG TERBAIK DARINYA ADALAH DIRINYA SENDIRI, ENTAH KAMU MEMILIKI SEPENUHNYA, ATAU HANYA SECUIL PADA TEPINYA..."
Got it?!?! i found the answer! IYA! yg terbaik yang bisa Dia kasih ke kita adalah PRIBADINYA SENDIRI, KASIH KARUNIANYA, PENGORBANANNYA, all about Him! bukan hal2 yg justru g butuhin/inginin.. dan yg Terbaik inilah, we must realized that we've achieved this FREE! no need to ask! g bener2 nangis lagi waktu diBANG-in hal ini secara langsung sama Dia. ternyata, ini titik salahnya, g masih memiliki secuil pada tepiNya, g blm memiliki Dia SEPENUHNYA, g blm memiliki Dia bener-bener sebagai PRIBADI. itulah sebabnya g masih meminta dan meminta, dan ga pernah puas. padahal, ibarat beli air minuman gelas gratis sedotan, memiliki Dia sebagai Pribadi berarti memiliki semua yg kita butuhin/inginin! 


sekalipun hari-hari ini masih banyak kebutuhan g yg belum terjawab, keinginan2, mimpi2 yg blm tercapai, tp g udah dapet pemberian yg terbaik dari Dia. He's really giving His best for me, and for us. Suatu saat nanti, percayalah, semua yg kita butuhin n inginin, kita akan terima, as a BONUS, setelah kita menerima yg terbaik yg bisa Dia kasih ---> PRIBADINYA SENDIRI SECARA UTUH DAN PENUH, PEMILIK SEGALA YG G BUTUHKAN DAN INGINKAN! have faith, jangan berhenti buat hidup dalam JanjiNya ;)) hehehe,, be blessed^^

Wednesday, February 8, 2012

Kepercayaan yang terlalu kecil untuk Allah yang besar

FYI guys, this is NOT my original entry ^____^
i've copied this from my friend's note in her fb, this really blessed me, so i re-write this in my blog, for every single time i could read it ;;)

------------------
*taken from Priscilla Samuel's fb

Sebenernya ini notes yang gw buat untuk menantang diri gw sendiri untuk percaya kembali kepada Tuhan dengan segenap hati dan ga mengandalkan kekuatan gw sendiri... Semoga gw bisa berbagi dan belajar bareng :)

Dulu... Hati saya ga begini lho :(

banyak banget orang yang sering cerita bahkan gw alami sendiri.. Dulu hati gw ga begini.. Dulu gw percaya banget sama Tuhan,, Dia ngomong apa aja gw ikut dah,, pokonya pasti taat 10000000% Gw percaya sama semua waktunya Tuhan dan ga ragu secuilpun akan kasihNya.. Bukannya ga percaya lagi, bukannya ga cinta lagi.. Tapi sekarang kenapa ga kayak dulu,,, padahal gw pengeeennn banget. Tapi gimana.. gimana.. gimana.. hahaha.. Gitu deh kira2.. Cuma bisa galau sambil curcol ama Tuhan... "et dah.. Tuhan koq jadi ginii yah??"

Perjalanan cari jawaban

Akhirnya ada banyak orang dan nyempil gw ditengahnya mencari alasan perubahan hati mereka.. Ngerti sih Tuhan itu jawaban, pelindung,penghibur.. dinyanyiin jg tiap hari tapi koq ati gw gini2 aj y?? Dan jawabanpun dicari.. ketemu d di toko buku piiipppp *ga bole sebut merek* judul "ketika Tuhan tidak bisa dimengerti", "melangkah dalam padang gurun", trus buku2 yang nyediain jawaban buat orang yang lagi kering ga tertahankan laris diborong.. banyak konseling ngurus kekecewaan ama Tuhan,pemimpin, gereja bahkan sampai ke titik depresi. Padahal balik keatas,, kita percaya sama Tuhan dan kita sayang Dia. Tapi kenapa kita tanpa sadar masuk kedalam kondisi hati yang tawar??, penjualan buku model padang gurun semakin rame dan konseling KECEWA semakin rame??

Padahal intinya kepercayaan kita kelelep sama tekanan bukan firman...

Yesus ngomong, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.."(yoh 10:10)  Kata berlimpah berarti tak terkira, atas dan di atas semua yang dapat kita minta atau bs pikirin. ga ad hari untuk bertahan hidup, tapi hari untuk bertumbuh. Kayak kata  Paulus, "Bagi Dialah yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, menurut kuasa yang bekerja di dalam kita, untuk kemuliaan-Nya dalam gereja oleh Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin "(Efesus 3:20-21).

Harapan rendah untuk Tuhan yang besar

nah terus kenapa harapan kita tentang Dia begitu  rendah? Kenapa Tuhan dalam Alkitab tampaknya ga sama dengan Allah dari pengalaman kita sendiri? Makanya kita memburu buku2 dan penjelasan yang menyelesaikan semua itu berdasarkan kebijaksanaan manusia, tetapi ada jawaban yang pasti benerr - Alkitab yang ngomong  kita bahkan tidak bisa memahami betapa besar Allah kita, atau berapa banyak yang Dia pengen lakuin di dalam dan melalui hidup kita. Kayak yg ad dlm 1 Korintus 2:9, Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

Masalah kita yah kita tidak berharap terlalu banyak dari Allah, tetapi yang kita harapkan terlalu sedikit tentang Dia. Semestinya kita benar-benar harus percaya bahwa apa yang Alkitab katakan adalah benar, bahwa janji-janjinya adalah nyata, dan bahwa Dia yang berjanji mampu ngelakuin apa yang Dia katakan.

Semestinya kita ngeliat  daftar janji-janji dalam Firman Tuhan lebih panjang dari daftar tekanan. Menghabiskan waktu sendirian dengan Tuhan lebih banyak dan ngerenungin kebaikan Tuhan lebih banyak dari ngebayangin ketakutan. Karena kalo kita nyari Tuhan pasti kita nemuin Dy dan klo kita minta pasti kita nerima!

Janji Tuhan yang gw riiiinduuuu banget bs hidupin dan bawa gw makin kenal Dia so gw bisa berharap seGEDE2nya...
Tuhan itu...

  • akan ngelindungin  kita dari bahaya. (Mazmur 91:5-12)
  • menyelamatkan, menyembuhkan, dan menyelamatkan kita dari kehancuran dan memenuhi kita dengan hal-hal yang baik. (Mazmur 103:1-4)
  • Ga akan menahan setiap hal yang baik dari kita. (Mazmur 84:11-12)    *best part 4 me :)*
  •  ngelakuin bahkan melampaui apa yang kita doakan atau pikirkan. (Efesus 3:20-21)
  •  ngasih kita kemenangan atas dosa. (Roma 8:2-6)
  •  ngasih kita kuasa atas Musuh. (Yakobus 4:7)
  •   ngelawan semua orang yang berdiri melawan kita. (Yesaya 54:17)

Apapun yang terjadi firman Tuhan ttp menang diatas kenyataan!!! Walaupun ga keliatan tapi percaya,, itu iman.

 Buanyak banget hal yang ga bisa gw liat pake mata sekarang dan bikin gw takut!  Tapi gw mao kebenaran diatas akirnya bisa gw hidupi dalam kasih karunia dan membangun hidup gw diatasnya walaupun sekarang mungkin masih banyak jato bangun hahaha... Ga ada noda yah ga belajar :D

Tuesday, January 10, 2012

LOVE words!

JENG JENG JENG! hihihi...
hari ini entry nya ngga panjang,, simple but sure, trust me it really works beybeh! LOL
belakangan ini gua banyak ngalemin kegalauan, dari segi pikiran maupun perasaan gua, banyak banget masalah-masalah bermunculan, memaksa pikiran gua buat mikir yang engga2 n' ga fokus lagi sama Tuhan, ditambah perasaan pun ngikut, hari-hari jadi banyak galau, uring2an n' rasanya jadi bedaaa banget.. sukacita ilang, damai pun ga ada.. :(

DAAANNN.. baru aja minggu ini, gua bareng temen-temen seperjuangan gua sama-sama make a new standart for us, bikin standart yg baru di taon yang baru, dimana kita sama-sama belajar makin mengasihi Tuhan.. tentu aja, lewat belajar mengasihi FirmanNyaa! sering banget kan' mengasihi Tuhan, rajin pelayanan, tapi 1 yang paling males n' sering jadi obat tidur/rutinitas sehari-hari yg kosong ---> baca firman. mau segimana pun, kebanyakan anak muda paling males disuruh baca :p

gua pun begitu, yang awalnya taon2 lalu sempet nyoba2 bikin standart sendiri buat rajin2 baca alkitab minimal berapa pasal gitu per hari, awalnya semangat emang tapi lama-lama karena berjuang s e n d i r i a n jadinya males terus ngga lagi lakuin ini -_____- belom lagi baca perjanjian lama yang butuh imajinasi tinggi buat ngertiin HAHAHA.. but try this advice, coba deh jangan sendiri lakuin standart2 macem gini, tapi ajak temen2 laen, komunitas kita buat ikutan juga, jadi seru serasa berlomba-lombaa gitu^^

today i just got the point! ternyata bener, firmanNya itu, LOVE WORDS NYA Babee Jesus emang powerful banget deh! baru aja 2 hari gua praktekin secara korporat bareng temen2 gua buat baca minimal 3 pasal per hari, ngga cuma baca tp juga renungin dg hati yg haus n lembut, dimulai dari kejadian.. and guess what? nihh otak gua, pikiran, perasaan gua JAOOOHHH lebih fresh! kaya dialirin lagi sama air kehidupan yg begitu dingin menyegarkannnn, meski masalah belom selesai, tapi pikiran-perasaan gua bener-bener jadi nggak galau kaya kemarenan lagi, berasa banget jadi lebih enjoy dalam nikmatin prosesNya n' mulai bisa berespon dengan bener dalam setiap masalah yg ada.. ngga boong, gua berasa tambah cantik abis baca firman :p 

"Merenungkan Firman (His LOVE words) bisa menetralkan virus galau, mendatangkan kasih karunia dan berkat, memberi harapan, sukacita, damai yang baru, meningkatkan kepercayaan kita akan janji2Nya, menemukan kita dari kesesatan2, dan membuat kita makin tergila-gila sama Dia.." 

soooo... keep in touch with His love words! cobain sendiri gimana rasanya waktu2 yang biasa lo pake buat galauin banyak hal dipake n di alihin buat renungin Firman, baca surat cintaNya, kalo perlu bikin memo/notes kecil2an buat nulis yang lo dapetin waktu lo renungin.. jadiin FIRMAN sebagai SENJATA PERANG kita!


Let's make our relationship with Him! even tough nantinyaa suatu saat bakal ngalemin kejenuhan, waktu rasa-rasa semangat nya udah mulai ilang, keep remember, SISANYA KOMITMEN! hehehe Godbless^^ 

Friday, January 6, 2012

woman after Your heart

Tuhan, aku pengen punya pacar!!!

“Kenapa?” tanya Tuhan tiba-tiba. Aku yang lagi bengong tiba-tiba sadar.
“Apa?” tanyaku.
“Kenapa kamu pengen punya pacar?” Tuhan bertanya lagi. Kali ini lebih lengkap.
“Kok?” aku yang sejak tadi cuma bengong tanpa ngomong apa-apa agak kaget juga waktu Tuhan nanya langsung gak pake basa basi lagi. Yah, seperti biasanya, aku juga udah tau sih kalo Tuhan tau pikiranku.

“Hueee… Tuhan langsung nembak gitu nanyanya, aku kan jadi malu.” Kataku ngeles.
Tuhan cuma senyum kecil.

“Iya, iya, kenapa ya?” aku mencari-cari alasan yang mungkin akan membuat Tuhan mengabulkan teriakan hatiku yang barusan kedengeran sama Tuhan.

“Karena…” aku mulai dengan nada sedatar-datarnya. “Karena, Tuhan bilang gak baik kalo manusia sendirian, butuh penolong. Iya kan? Untuk bermultiplikasi. Hehehe…”Ga yakin dengan jawabanku, aku menundukkan kepala, menyembunyikan senyumku, menggigit bibirku.

“Nyari jawaban yang alkitabiah ya?” Tuhan sok nebak-nebak.

Mukaku memerah. Aku tau Tuhan juga uda tau kenapa aku teriak pengen punya pacar di dalem hati. Aku pengen ada yang sayang-sayang, ada yang perhatiin, biar ga kesepian, dan ada yang cariin terus. Hehe… bukannya begitu ya keinginan setiap cewek single yang lagi menanti pacar?

“Ngiri ya?” Tuhan nembak lagi.

“…” aku ga jawab. Memang alesanku ini sangat logis dan wajar kalo aku ngiri liat orang lain pada punya pacar. Temen-temenku selalu ada yang jemput kalo pulang dari mana-mana, selalu ada yang telpon kalo belom pulang ato belom makan (aduh, please deh…), terus, terus, ada yang bisa diajak pergi berdua aja biar romantis, terus, aduh, banyak deh…

“Kata temenku, ga ada salahnya nyoba dulu, Tuhan. Lagian kan aku juga ga main-main kok… Aku kan ga suka hubungan yang main-main. God juga tau, kan?”

“Aku tau. Aku tau kamu, bahkan yang kamu ga tau tentang diri kamu.”
“God mau bilang kalo punya pacar itu harus dewasa dulu kan? Bukankah aku uda cukup dewasa, God?”

“Cia-Cia, kamu ingat? Waktu kamu jatuh cinta dulu, dari yang pertama kali, sampe yang terakhir kalinya beberapa bulan lalu.”

“Kyaaa… Tuhan apaaaal! ”
“Kamu pasti inget kan? Waktu itu berkali-kali kamu terlalu mabuk sampe lupa sama Aku. Bahkan kamu menomorsatukan orang yang kamu cintai itu ngelebihin Aku.Kamu sendiri tau kamu udah terhanyut sama orang-orang yang pernah kamu suka, bukan lagi terhanyut sama cintaKu.”

“Tapi, God, perasaan cinta kan God yang kasih. Bukan aku yang mau sendiri kan?”
“Kamu tau, kenapa banyak perkawinan yang hancur?”
“Karena uda ga cocok lagi? Karena mereka ga mencintai lagi?”
“Karena mereka ga punya dasar cinta yang kuat. Makanya setelah beberapa lama perkawinan mereka ga kuat lagi. Jadinya rusak.”

“Dasar yang kuat? Apa itu, Tuhan?”
“CintaKu. Mereka yang mau mencintai pasangannya seperti dirinya sendiri harus punya hati yang penuh dengan cintaKu. Itu dasarnya.”

“Hmm… Orang ga bisa memberi apa yang dia ga punya.”
“Apa kamu udah penuh dengan cintaKu?”
“Aku…”
“Udah berapa kali kamu memenuhi hatimu dengan cinta manusia yang ga kekal dan mengesampingkan cintaKu yang kekal?”


“Sering, Tuhan.”
“Apa kamu udah bisa meletakkan Aku di atas segala perasaan hatimu? Termasuk perasaan cintamu sama pacarmu?”

“Belom, God. Belom…”
“Kenapa kamu mau punya pacar?”
“Nafsu? Daging? Keinginan hati?”

Tuhan tersenyum hangat. TanganNya mengambil kedua tanganku.

“Cia-Cia,” kata Tuhan. “Aku udah berjanji untuk menjaga hatimu. Seperti yang kamu selalu minta. Dan aku menepatinya. Apa sekarang kamu mau Aku melanggar janjiKu sendiri?”

“Of course not, God… I want You to keep my heart so that it won’t be broken and fall in the wrong guy again.”

“You’ve said it, Cia-Cia. I’ve heard it. Now, can you let me keep My promise to you?”

“Yes God. Sekarang waktunya aku siapin hatiku untuk Tuhan bentuk. Pada waktunya nanti, hatiku telah siap dan bentuknya jadi bagus lagi, baru aku bisa kasih ke orang itu, yang nantinya akan jadi suamiku. Iya kan, Tuhan?”
“Yup!”

“Seperti yang God bilang, God ga mau hatiku rusak lagi. God ga mau hatiku terbang lalu jatuh di tempat yang salah. Sementara aku mempersiapkan hatiku, mempersiapkan diriku, God yang jaga hatiku, sampai nanti aku siap.”

“Kamu mau menunggu sampai hatimu matang?”
“Ya, Tuhan. Aku tau God akan penuhi janji God. I will be a lady before I meet my prince.”






*taken from Sarah Excellent :)