Saturday, June 16, 2012

Don't Holding Too Much


Jangan Genggam Terlalu Erat...

Belakangan ini, lagi mengalami banget yang namanya "menggenggam terlalu erat" sampe akhirnya malah justru hilang.. sama seperti pasir yang digenggam di tangan; semakin digenggam, semakin banyak pasir yang keluar... gua terlalu menggenggam apa yang gua punya dan gua anggep berharga, rasanya bener-bener ngga mau kehilangan, ngga bisa hidup tanpa apa yang gua suka n' sayang banget.. sampe di 1 titik, mendekati ultah gua kemarin, Tuhan ambil 1-1nya hal yang gua anggep paling berharga, yang terus berusaha gua jaga selama ini.. agak susah dideskripsiinnya, tapi yg jelas, Tuhan ambil itu dalam sehari, Minggu, 10 Juni 2012. 
Kehilangan? sangat! speechless, ngga bisa ngomong apa-apa lagi, bener-bener kecewa, marah banget sama Papa. Cuma bisa bertanya-tanya dan ngga dapet jawaban apa-apa. gua udah berusaha cari Dia, cari jawaban atas semua ini dan gua ngga nemuin. it feels like, Tuhan ngga ada dan ngga denger gua. 

Dengan begitu childishnya, gua marah, ngambek, sampe ngga mau cari Dia lagi. gua ngga baca firman sampe 3 hari, langsung kendorin nilai-nilai yang gua pegang, karena gua begitu ngambek sama Dia. Childish banget ya... sama sekali ngga dewasa -____-|| NAH, sampe ulang tahun gua pun kemarin 14 Juni, itu bener-bener the 2nd worst bday dalam hidup gua (yg pertama itu beberapa tahun lalu dalam suatu case:p). waktu dateng ke sekolah, diteriakin di ceng-cengin, gua cuma bisa lemes dan berusaha keliatan seneng, padahal gua takut kalo lebih banyak lagi yang Tuhan ambil. Takut banget. sampe gua cuma bisa nangis-nangis, stress karena ketakutan gua...

Sabtu kemarin, mungkin jadi titik terakhir ketakutan gua wkwkwk.. 
jadi ceritanya, gua ceritain semuanya, keluarin unek-unek gua sama ko Salim, salah 1 mentor gua.. dan waktu dia dengerin cerita gua, dia cuma bilang, "Ve, jangan genggam terlalu erat.. semua milik Tuhan, semua bakalan hilang.. kita ngga punya hak buat pertahanin itu... kalo Tuhan mau ambil ato ngga, terserah Dia, toh Dia akan pakai itu buat kemuliaan.. kalo seandainya yang kamu pegang itu yg mendatangkan kemuliaan, mau gimana lagi?" dan rasanya itu menancap di hati terdalam. bener banget, Pa. Bener banget. selama ini gua terlalu menggenggam erat semuanya, padahal semua punya Tuhan dan gua ngga punya hak buat pertahanin itu..


Perkataan Ko Salim bener-bener makin diteguhkan sama ayat ini... dan bikin gua belajar NGERTI maunya Tuhan tuh apa, isi hatiNya Tuhan tuh apa dalam hidup gua.. kalo gua seringkali bilang "i wanna be everything He created me to be..." tapi waktu Tuhan ambil bagian hidup gua, gua ngambek, itumah sama aja omong kosong... Manusia itu sama seperti rumput bunga, semua akan berlalu, termasuk yang indah-indah, dan kalo semua udah ilang, cuma Firman yang akan tinggal tetap... Karena itulah, jangan genggam terlalu erat apa yang kita punya. semua milik Tuhan. Meanwhile, GENGGAM ERAT FIRMAN TUHAN dan PRIBADI TUHAN SENDIRI. karena cuma itu yang ngga bakal ilang dan akan terus jadi kekuatan, bahkan sukacita kita, ketika semuanya udah hilang...

Percaya sama Firman, kalo Dia bilang semua akan mendatangkan kebaikan dan kemuliaan, even dengan cara-cara yang unbelievable dan ngga enak, nyakitin... but JUST BELIEVE.Tuhan cuma mau kita PERCAYA sama Dia. udah, selesai. percaya aja dan tunggu kemuliaan, nantiin janji-janjiNya digenapin :')


"All is ok, Dad. I may lost everything, but I still had You..."

Friday, June 8, 2012

Let Go..





To let go isn’t to forget, not to think about, or ignore. It doesn’t leave feelings of anger, jealousy, or regret. Letting go isn’t winning, and it isn’t losing. It’s not about pride, and it’s not about how you appear, and it’s not obsessing or dwelling on the past. Letting go isn’t blocking memories or thinking sad thoughts, and doesn’t leave emptiness, hurt, or sadness. It’s not giving in or giving up. Letting go isn’t about loss and it’s not defeat. To let go is to cherish memories, and overcome and move on. It’s having an open mind and confidence in the future. Letting go is accepting. It’s learning and experiencing and growing. To let go is to be thankful for the experiences that made you laugh, made you cry, and made you grow. It’s about all that you have, all that you had, and all that you will soon again. Letting go is having the courage to accept change, and the strength to keep moving. Letting go is growing up. It’s realizing that the heart can sometimes be the most potent remedy. To let go is to open a door, and to clear a path, and to set you free.. -viatumblr


IF IT HURTS YOU, LEARN TO LET GO AND LET GOD.



"Dear God. I'm done for my own. Now it's the time for moving on, and letting go my ALL to You. I give up. I give in. I let go. Let's begin.. cause no matter what i do, You got me,  perfectly♥"

Wednesday, June 6, 2012

God's LOVE MESSAGES

“One thing I ask from the Lord, this only do I seek; that I may dwell in the house of the LORD all the days of my life, to gaze on the beauty of the LORD and to seek Him in his temple.” -Psalm 27:4


“Be still, and know that I am God. I will be exalted among the nations, I will be exalted in the earth!” -Psalm 46:10


"Evelyn, you were not a mistake, for all your days are written in My book. And yes, you're BEAUTIFUL, for you are fearfully and wonderfully made..."





Psalm 139

The Message (MSG)
A David Psalm
 1-6 God, investigate my life; get all the facts firsthand.
   I'm an open book to you;
      even from a distance, you know what I'm thinking.
   You know when I leave and when I get back;
      I'm never out of your sight.
   You know everything I'm going to say
      before I start the first sentence.
   I look behind me and you're there,
      then up ahead and you're there, too—
      your reassuring presence, coming and going.
   This is too much, too wonderful—
      I can't take it all in!

 
7-12 Is there anyplace I can go to avoid your Spirit?
      to be out of your sight?
   If I climb to the sky, you're there!
      If I go underground, you're there!
   If I flew on morning's wings
      to the far western horizon,
   You'd find me in a minute—
      you're already there waiting!
   Then I said to myself, "Oh, he even sees me in the dark!
      At night I'm immersed in the light!"
   It's a fact: darkness isn't dark to you;
      night and day, darkness and light, they're all the same to you.

 
13-16 Oh yes, you shaped me first inside, then out;
      you formed me in my mother's womb.
   I thank you, High God—you're breathtaking!
      Body and soul, I am marvelously made!
      I worship in adoration—what a creation!
   You know me inside and out,
      you know every bone in my body;
   You know exactly how I was made, bit by bit,
      how I was sculpted from nothing into something.
   Like an open book, you watched me grow from conception to birth;
      all the stages of my life were spread out before you,
   The days of my life all prepared
      before I'd even lived one day.

 
17-22 Your thoughts—how rare, how beautiful!
      God, I'll never comprehend them!
   I couldn't even begin to count them—
      any more than I could count the sand of the sea.
   Oh, let me rise in the morning and live always with you!
      And please, God, do away with wickedness for good!
   And you murderers—out of here!—
      all the men and women who belittle you, God,
      infatuated with cheap god-imitations.
   See how I hate those who hate you, God,
      see how I loathe all this godless arrogance;
   I hate it with pure, unadulterated hatred.
      Your enemies are my enemies!

 
23-24 Investigate my life, O God,
      find out everything about me;
   Cross-examine and test me,
      get a clear picture of what I'm about;
   See for yourself whether I've done anything wrong—
      then guide me on the road to eternal life.


IN WONDERFULLY MAKING, THEN I'M REFLECTING HIM!


"You were made by God and for God, and until you understand that, life will never make sense"

Monday, May 21, 2012

Falling and Staying




Watta' reflection! 
just found this images from one of my friend display picture (@AndyCrmlHexor), n' i tried to reflected the meaning... daann ini ngga klise. ini. dalem. sangat.
kalo ngeliat kehidupan masa globalisasi sekarang ini, dimana artis-artis lagi hot-hotnya nikah-cerai-nikah-cerai, cepet banget jatuh cinta, pacaran berapa bulan udah langsung nikah :| mungkin bagi mereka emang keren kali ya kaya gitu, mendomplang eksistensi -___-|| ini memperkuat pernyataan yg buktiin kalo pernikahan itu akan harmonis romantis pada 3-6 bulan pertama, setelah itu semua rasa2 romantisnya mulai pudar dan butuh komitmen buat ngelanjutinnya... #INI ANALOGINYA
But this is not the point that i wanna talking about. it's all about STAYING. that's the point. Staying in LOVE, which is mean STAYING in God, 'coz God is Love. read this --->







BBEHe who has no love has no knowledge of God, because God is love.
MESSAGEThe person who refuses to love doesn't know the first thing about God, because God [is] love--so you can't know him if you don't love.
NKJVHe who does not love does not know God, for God is love.
PHILIPSBut the man who does not love cannot know him at all, for God is love.
RWEBSTRHe that loveth not knoweth not God; for God is love.
GWVThe person who doesn't love doesn't know God, because God is love.
NETThe person who does not love does not know God, because God is love.*
Jadi.. gua coba cari versi pararel alkitabnya di 1 yoh 4:8, diterjemahkan dalam berbagai versi.. dan LIAT bener-bener.. semua disitu dibilang, siapa yang ngga mengasihi, dia ngga kenal Allah, karena Allah adalah kasih.. this is sooo true, guys. Allah itu kasih. ini ngga cuma bicara kita harus mengasihi orang lain, tapi ini juga bicara gimana cara kita mengasihi Dia! 

Sedikit cerita, gua termasuk orang yang gampang suka sama sesuatu, termasuk sama orang. i'm soo easy to get attached of FOODS:p, something, or even someone. including boys. dan begitu juga waktu gua pertama kali kenal Tuhan. gampang banget buat falling in love sama Dia. Gua inget banget waktu itu, lagi pertama kali gua ikut 1 ibadah, disitu for the first time, He said to me sooo deeply tenderly "Aku mengasihi kamu, Evelyn.." dan saat itu gua langsung melting, crying out loud, then i decided to follow Him n love Him easily (at the first). so, u see? falling in love is absolutely easy. ini gampang banget, apalagi buat ciwi-ciwi yang berperasaan banget.. hehehe.. 

BUT... as time goes by... how 'bout STAYING in LOVE?
awal mula mengasihi Tuhan, oh iya jelas, gampang banget, apapun gua lakuin saking gua masi norak2nya baru kenal Pribadi yg mengasihi gua... tapiii lama-kelamaan? benarlah. ngga lagi norak.  kebosenan, kejenuhan mulai melanda. dimulai sejak gua 'ngerasa' kalo Tuhan yg gua kenal udah beda, gua ngga lagi gampang 'ngerasain' kasihNya, gua ngga lg 'ngerasa' gampang nangis2 dilawat, gua 'ngerasa' dan 'ngerasa' Dia ngga lagi sedeket yang dulu sama gua.. dan ini cuma NGERASA. Hello? padahal Tuhan itu ada bukan untuk DIRASAIN! God is wholly able to be loving, to be worshipped by us. Dia ada untuk kita kasihi, untuk kita sembah... that's the big point^^ 

KALO kita bangun hubungan kita sama Tuhan cuma atas dasar perasaan, itu sama aja kaya artis-artis jaman sekarang yg ngga punya komitmen yg jelas; pacaran/menikmati rumah tangga cuma selama masih ada rasa, begitu udah ngga lagi ada rasa2 deg2an/romantisnya, langsung putus/cerai... Ibaratnya kaya ngunyah permen karet, selama masih berasa dikunyah, udah ngga berasa lagi? dibuang. God isn't a bubble gum, guys.. That's why quote ini berlaku; Falling in love (God) is easy. But not staying in love (God). Staying in love isn't as easy as Falling in Love. This is the challenge. This is the struggle. But it'll be awesome if we end up of KEEP LOVING.

Sooo... kembali gua kobarkan buat teman-teman semuaaa,, jangan berhenti mengasihi! Mengasihi Papa, mengasihi sesama... Bertahan dalam kasih. Kejar Kasih itu! not based on our feelings, but fully based with our COMMITMENT! Not just falling then letting go but also staying! One of my friend ever told this to me (@AdiStephanus) --> The rest is COMMITMENT when the feelings of love is gone. There's still a commitment of love, which could make us staying in love and keep loving God no matter what happens. And the result is, we'll find another great feelings of loving Him! :)

Friday, April 13, 2012

Ketetapan Hati?

Entry ini kupersembahkan untuk TASYA, hohoho yang selalu minta bikin entry2 baru ahahahaa... tapi semua juga bisa baca kok^^
Hari-hari ini, cuma lagi belajar yang namanya KETETAPAN HATI dalam hubungan kita sama Tuhan. Keliatannya simpel ya, cuma 2 kata sederhana yang sering diucapin.. tapi maknanya dalem, men.. dan bukan hal yang gampang buat milikin ini 2 kata ---> KETETAPAN HATI

Berpuluh kali sudah, Tuhan didik gue untuk punya ketetapan hati. Dari dulu, gue sering gagal. failed setiap kali Dia didik gue dalam hal ini.. ketetapan hati means, HATI yang TETAP BERDIRI dalam KEBENARAN, apapun yang terjadi, ngga tergoyahkan apapun juga.. bisa juga dibilang kesetiaan, setia n' berketetapan untuk terus mengasihi Dia...
Tapi, kegagalan ini ngga ngebuat gue jadi orang yang payah. hehe, sebaliknya, semakin sering gua gagal, gua jadi semakin belajar untuk bener-bener ngandelin Dia, diem di bawah kasih karunia n kekuatanNya, bukan di bawah payung perlindungan gua sendiri yang selalu rusak tiap 'ujan' prosesNya... hehehe
1 hal yang selalu Dia didik dalam hidup gua, ya masalah hati ini. hati kita ternyata bener-bener jadi kunci dalam pengabdian, pengabdian kita sama Tuhan.. kenapa? karena awal mula segala sesuatu itu dari hati, from the inside out.. apa yang keluar dari kita, itu berasal dari hati...
seringkali ketika Tuhan proses kita, ujan badai masalah menimpa, apa yang diliat pertama kali, yang menentukan hubungan kita sama Tuhan selanjutnya? yap, RESPON HATI kita. respon inilah yang nentuin, kita akan semakin mendekat atau semakin menjauh. apakah kita mampu berespon dg bener, atau malah berespon negatif yang akhirnya ngebuat kita jauh dari Tuhan? 
"If you are not as close to God as you used to be, who moved?"
gua belajar untuk punya respon hati yang bener, dan ini butuh kerendahan hati yang luarbiasaaa! karena awalnya, gua berespon salah. waktu Tuhan kasih segudang masalah, gua malah sombong n' ngga mau stay in His line. gua malah kabur n ngejauh abis-abisan. nyaman sama kondisi gua yang ngejauh ini. kebukti banget ya... waktu masalah dateng, gua ngga punya ketetapan hati.. gua tergoyahkan dan menyimpang, gua ngga setia..
ADA 1 quote yang gua pegang teguh sampe sekarang, meski kemarenan gua sempet melupakan quote ini (waktu gua lagi ng-down n' ngejauh dari Tuhan).. yaa tapi Tuhan ingetin lagi, waktu ada temen gua bilang "ve, gw terberkati banget sama 1 quote lo, yang sampe sekarang pun jadi pegangan buat hidup gw... " quote ini bilang:
"Kesetiaan kita akan teruji ketika ada celah untuk TIDAK SETIA"
Masihkah lo mengasihi Dia? masihkah prioritas utama lo itu Dia, ketika segala sikon memaksa lo untuk ngga setia, bahkan ngga lagi mengasihi Dia? ketika di luar sana udah terlalu banyak yang ninggalin Dia demi keegoisan sendiri, apa lo mau jadi salah satunya juga?
coba direnungin baik-baik... hehe ini bener banget, Tuhan emang uji kesetiaan kita sama Dia cuma dari 1 hal ---> ya celah2 yang ngebuat kita mikir2 untuk setia atau nggak, untuk punya ketetapan hati atau enggak. misalnya? waktu itu Tuhan kasih liat 1 celah, masalah cintrongg2an, dimana gua suka sama 1 orang, dan ini bikin hubungan gua sama Tuhan beneran rusak. karena bukan Dia lagi yg jadi prioritas utama, yang gua cari bukan Dia lagi, tapi malah dia *si lelaki itu*.. inilah celah untuk ngga setia, dan respon hati gua yang sangat SALAH.
tapi pada ujungnya, gua ngga pernah tahan berlama-lama jauh-jauh dari Tuhan. sama seperti ikan, yang bisa hidup di darat TAPI ngga bisa tinggal di darat, gua pun bisa hidup dalam dosa tapi NGGA BISA TINGGAL dalam dosa.. karna pada dasarnya gua ngga berasal dari dosa, tapi berasal dr kebenaran.. dan ini sangat berlaku buat lo orang.. hehe^^
Kabar baiknyaaa... Waktu kita ngga setia, Dia Allah yang tetap setia, karna Dia ngga bisa menyangkal diriNya :))

belajar untuk punya ketetapan hati n' kesetiaan, ngga gampang. cukup depends sama om kasih karunia, apapun yang terjadi, terus prioritasin hubungan kita sama Tuhan di atas segala-galanya.. waktu kita buka celah n' longgarin nilai2 ketetapan hati ini sedikit aja (KOMPROMI), itu udah jadi celah yang gedeee banget buat iblis masuk dan semakin ngerusak semuanya. so, pertahanin pagar2 hubungan lo sama Tuhan, cuma ini yang bisa ngejaga hidup kita. pengabdian, kesetiaan, ketetapan hati, dan semua berasal dari HATI, dari RELATIONSHIP kita sama Tuhan...
"STAND FIRM, DO NOT COMPROMISE. If you don't stand firm in your faith, you won't stand at all." -Isaiah 7:9 -NIRV
Ayat ini bener-bener berlaku.. ketika gua ngga stand firm (berdiri teguh dalam kebenaran dan iman gue sama Dia), ketika gua malah kompromi, gua sama sekali ngga bisa berdiri n' berketetapan hati.. pada akhirnya gua bener-bener jatoh... hikshiks, jangan biarkan aku pergi Pa... T____T
jadii mari hapuskan kata "kompromi" dari kamus kita! ngga boleh lagi ada kompromi! heheyy... buat tasya, semangat ya say... 'coz you heart, our heart is the key of devoted! :DD

Monday, March 12, 2012

STRUGGLE!

Pernah ngerasain yg namanya berjuang ngedapetin sesuatu? think about it;)
Semakin mudah kita dapetin sesuatu yang berharga (now think about 1 thing that we see it as the most precious thing), maka semakin mudah pada ke depannya kita tinggalin itu, kita buang n' cuekin barang itu..

dlm hal materi, gua bisa dapetin banyak hal yg gua mau dengan gampangnya dari ortu gue.. ngga bermaksud sombong, tapi ini ngebuat gua jadi gampang hura-hura dan buang-buang barang seenaknya.. ini ngebawa gua ngga pernah ngerti seperti apa perjuangan orang lain u/ bahkan bisa makan doang, dan gua ngga pernah ngerti seberapa berharga hal-hal seperti ini buat orang lain yang kekurangan... even sampe sekarang gue masih berlatih keras u/ menjaga mata dan hati dari segala keinginan materi, oh God bawa gue ngerti kalo duit itu susah nyarinya :(

logikanya sama kaya soal cinta2an deh! semakin mudah cowo ngedapetin 1 cewe, semakin mudah juga cowo itu akan ninggalin si cewe.. tragis. miris. tapi bener.

SAMA BANGET kaya relationship kita sama Tuhan. Semakin mudah, makin gampang kita nemuin Tuhan n' ngerasain hadiratNya, semakin MUDAH kita akan TINGGALIN Dia nantinyaa. vice versa. Tuhan kita bukan Allah yang gampangan! semakin ngga gampang buat kita tetep mengasihi Tuhan, nemuin ngerasain pribadiNya, tapi ketika kita keep moving forward, semakin ngga gampang juga kita akan tinggalin Dia, apalagi waktu kita uda bener-bener having so much quality time w/ Him. Dannn... semakin berat harga yang Dia harus bayar di kayu salib buat kita, semakin nggak mau juga Dia kehilangan kita ^___^ kalo mungkin bagi orang lain kita ngga berarti banyak, but Jesus thinks that we're to-die-for!

i experienced it. gua cuma minta sama Tuhan yang begitu berharga buat gua, biar hari-hari ini... bawa gua mengerti arti sesungguhnya dari STRUGGLING, atau PERJUANGAN MENGASIHI DIA. ikut Tuhan ngga gampang, men. terlalu banyak harga yang harus dibayar. 1 hal yang gue mau, semakin gua berjuang, semakin ngga mau gua tinggalin Dia. Karna ngga ada lagi hal lain dalam hidup gua yg harus gua kejar, selain Dia. Overall, modalnya cuma 1 buat tetep bisa berjuang, SADAR, kita uda DIKASIHI lebih dulu. We're LOVED.

JANGAN PERNAH NYERAH BUAT MENGASIHI TUHAN. Cuma itu. 

i have decided to follow Jesus. no turning back, no turning back :)


Saturday, March 3, 2012

giving His best;)

As time goes by... begitu banyak hal-hal yg g minta dari Tuhan, apa yg terpikirkan n timbul di hati pikiran g, yg g liat pake mata, yg g denger di telinga g, semua yg g ingini n butuhin...

kalo dipikir-pikir lagi, belakangan emang iya, hidup g, relationship g sama Tuhan ngga g sadari mulai unwell lagi :( g kembali mencari tanganNya ketika dateng sama Dia, i seek His hands, not His face.. g cuma minta ini-itu setiap kali dateng sama Dia, itulah sebabnya g mulai jatuh dalam rupa-rupa kekecewaan, kegalauan, kesedihan, ngerasa apa yg g minta kok sepertinya Tuhan denger tapi ngga mau kasih?

ada 1 hal yg g emang butuh banget, dan g tau banget Tuhan pasti tau banget tentang kebutuhan g yg 1 ini, karna g sendiri udah minta ini dari kelas 4SD! wkwk and now i'm sixteen :D NAH! sebenernya Dia sendiri udah kasih hal ini nih sekitar taon lalu, tapi dalam mata g, ini baru setengahnya, belom sepenuhnya.. and finally i realized, g ngga pernah puas, ngga mau bersyukur sama apa yg udah Dia kasih... even sampe detik ini g masih menunggu 'kebutuhan' ini g terima sepenuhnya dari Dia, karena g emang cuma minta dr Dia, i put my hope just on Him...

sebenernya salah ngga sih meminta dan berharap? ngga sama sekali. justru alkitab sendiri bilang untuk kita berharap sama Dia:
"Mintalah, maka kamu akan diberi.. Carilah, maka kamu akan mendapat.."
"Apa yg ngga pernah dilihat oleh mata, yg ngga didengar telinga, yg ngga pernah timbul di dalam hati, semua disediakanNya bagi yg mengasihi Dia.."
"Ia tidak menahan kebaikan dari orang yg hidupnya ngga bercela..." 
"Sebab Ia, yang mampu memberikan melebihi apa yang kamu doakan dan kamu pikirkan..." 
 "Bergembiralah karena Tuhan, maka Dia 'kan memberikan apa yang diinginkan hatimu, sebab Tuhan itu baik..."

dan masih banyak lagi ayat2 Firman yg nunjukin kasih setia, kebaikan dan janjiNya... lalu dimana titik salahnya smp g bisa galau dan kecewa? *keep reading* g begitu percaya sama janjiNya, setiap kali g saat teduh or even sebelum bobo, g pasti konfes dan memperkatakan janji2Nya dlm hidup g (fyi, janji2Nya g tulis n tempel di dinding kamar sebelah kasur g :p), tapi ngga jarang g ngalemin kekecewaan ketika g percaya.. padahal Dia bilang janjiNya ngga pernah mengecewakan? lah knp g bisa kaya gini? hahahaa malahan pernah g begitu kecewa smp g memalingkan muka dari Dia, berusaha menolak untuk percaya lagi..

sesering itu juga Dia malah memperhadapkan g di sikon2 dimana g gabisa berharap sm yg lain selain Dia, Dia malah seakan menunjukkan ke-nyata-an akan janjiNya, membuat g ngga sanggup buat menolak percaya lagi :')dan ini jg yg akan Dia lakukan buat kita semua, Dia cm mau kita berharap n percaya sama Dia, as simple as that:)

so, then, pernahkah mikir apasih hal-hal terbaik yg bisa Dia kasih ke kita? g sempet berdoa n bilang sm Dia, "Pa, kalo Papa udah kasih kebutuhan 'ini' ke aku, udah deh ga butuh apa2 lagi Pa, udah  puas, ini udah yg terbaik lah dari Papa" ---> seperti berusaha merayu gitu ya wkwk. dan ngga nunggu lama-lama pun, Papa kasih hal 'itu'.. dan apa yg terjadi selanjutnya? NGGA PUAS! g malah minta lagi, lagi, dan lagi dengan rayuan yg SAMA! Oh God :(

sampe akhirnya g ngga tahan lagi!!!!!!! wkwkwk
g ngga tahan sama semua ketidak-puasan, even g dapetin hal2 yg g pengeninin itu dari Dia, bkn dari dunia, tp tetep g ngga pernah puas gitu.. g pun mulai bertanya-tanya sama Tuhan, sebenernya apasih yg terbaik yg bs Tuhan kasih, di atas semua kebutuhan n keinginan g?! 

dan tau apa yg terjadi? setelah g bertanya2, tiba2 apa yg g minta dr kls 4SD, yg tinggal setengahnya itu, tiba2 seperti diambil lg sama Dia! sampe g mewek-mewek, nangis-nangis mulu, ngerengek minta itu dibalikin. tetep aja Dia masih ngga mau balikin :| sampe di 1 titik.. 3 Maret kemarin,, g bangun pagi dg kondisi g sadar kalo hal ini udah diambil lagi sm Dia, jd g bangun dg ngerengek lg minta2 Dia balikin hal 'ini' (kl susa dimengerti, ngga prlu brtanya2 apa yg g minta n diambil balik ini, tapi ngertiin aja yah :p) n' g kembali melontarkan ratusan pertanyaan yg sama, "KENAPA TUHAN? KENAPAAAAA?!?! KENAAPAAA JADI BEGINIIIIII?!?!?!" 

agak lebay? ngga! wkwk emang iya, itu yg g lakukan. bener2 frontal dan to the point, blakblak-an super! hahahaa. bener2 AKHIRNYA! Dia jawab segala kenapa2nya g.. tau Dia bilang apa? pernah inget sama salah 1 poem dari Lady in Waiting di entry g sebelomnya? ada 1 bagian kalimat yg bilang...

"YANG TERBAIK DARINYA ADALAH DIRINYA SENDIRI, ENTAH KAMU MEMILIKI SEPENUHNYA, ATAU HANYA SECUIL PADA TEPINYA..."
Got it?!?! i found the answer! IYA! yg terbaik yang bisa Dia kasih ke kita adalah PRIBADINYA SENDIRI, KASIH KARUNIANYA, PENGORBANANNYA, all about Him! bukan hal2 yg justru g butuhin/inginin.. dan yg Terbaik inilah, we must realized that we've achieved this FREE! no need to ask! g bener2 nangis lagi waktu diBANG-in hal ini secara langsung sama Dia. ternyata, ini titik salahnya, g masih memiliki secuil pada tepiNya, g blm memiliki Dia SEPENUHNYA, g blm memiliki Dia bener-bener sebagai PRIBADI. itulah sebabnya g masih meminta dan meminta, dan ga pernah puas. padahal, ibarat beli air minuman gelas gratis sedotan, memiliki Dia sebagai Pribadi berarti memiliki semua yg kita butuhin/inginin! 


sekalipun hari-hari ini masih banyak kebutuhan g yg belum terjawab, keinginan2, mimpi2 yg blm tercapai, tp g udah dapet pemberian yg terbaik dari Dia. He's really giving His best for me, and for us. Suatu saat nanti, percayalah, semua yg kita butuhin n inginin, kita akan terima, as a BONUS, setelah kita menerima yg terbaik yg bisa Dia kasih ---> PRIBADINYA SENDIRI SECARA UTUH DAN PENUH, PEMILIK SEGALA YG G BUTUHKAN DAN INGINKAN! have faith, jangan berhenti buat hidup dalam JanjiNya ;)) hehehe,, be blessed^^